Inilah Rekomendasi Dari Baju Couple Pesta Yang Casual

baju couple pesta

Pada artkel kali ini saya akan membahas mengenai baju couple pesta yang casual dan tentunya bisa jadi refrensi-refrensi bagi anda sekalian. Mari kita simak berikut ini.

Penjelasan Baju Couple Pesta

Baju couple pesta

Batik couple untuk pesta pada dasarnya sama saja dengan baju batik lainya tidak ada yang membedakan hanya saja dari sisi motif, kemudian warna sama corkanya dan anda bisa mencoba pariasi tentunya sehingga tidak monton dengan memadukanya dengan kombinasi baik bawahan dan atasan.

Baju batik couple ialah sebuah kostum batik atau baju batik yang sama dan memiliki kain yang bergambar dan pembuatannya juga secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain tersebut. setelah itu pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

Batik couple pesta pada dasarnya sama saja dengan model baju batik lainya tidak ada yang memebedakan hanya saja dari sisi motif. Kemudian warna sama coraknya dan anda bisa mencoba pariasi tentunya sehingga tidak monton dengan memadukanya dengan kombinasi baik bawahan dan atasan.

Model batik couple yang ada saat ini sudah memiliki banyak modifikasi dan varian model terbaru yang membuatnya begitu diminati banyak orang khususnya masyarakat di Indonesia. Misalnya saja ketika menghadiri sebuah acara pesta, banyak pasangan yang ingin tampil kompak dan harmonis ketika berada di acara pesta.

Baju batik couple ini menjadi salah satu tren berbusana para pasangan remaja maupun keluarga yang seringkali kita jumpai dalam berbagai kesempatan khususnya pada saat acara formal, seperti acara pesta pernikahan maupun acara pesta lainnya.

Ciri-Ciri Baju Couple Pesta

Berikut ini adalah ciri-ciri batik:

1. Batik Tradisional

  • Memiliki corak dengan makna simbolik.
  • Corak batik terdapat variasi hias motif ular, pagoda, geometris, serta barong.
  • Warna batik cendrung gelap (coklat kehitaman, warna hitam) dan putih.
  • Umumnya motif batik memiliki ciri khas daerah asalnya.

2. Batik Modern

  • Corak pada batik tidak mengandung makna khusus.
  • Corak batik biasanya berbentuk tumbuhan, rangkaian bunga, dan lain-lain.
  • Warna batik tersebut cenderung bebas (biru, merah, ungu, dan lain-lain).

Proses Pembuatan Batik

  1. Pencucian mori. Pada tahap pertama ialah pencucian kain mori untuk menghilangkan kanji, dilanjutkan dengan pengloyoran (memasukkan kain ke minyak jarak/minyak kacang dalam abu merang/londo agar kain menjadi lemas), dan daya serap terhadap zat warna lebih tinggi. Agar susunan benang tetap baik, kain dikanji kemudian dijemur, selanjutnya dilakukan pengeplongan (kain mori dipalu untuk menghaluskan lapisan kain agar mudah dibatik).
  2. Nyorek/mola. Membuat pola di atas kain dengan cara meniru pola yang sudah ada (ngeblat). Misalnya pola biasanya dibuat di atas kertas dan setelah itu dijiplak sesuai pola di atas kain. Proses ini bisa dilakukan dengan membuat pola di atas kain langsung dengan canthing maupun dengan menggunakan pensil. Agar proses pewarnaan bisa berhasil dengan bagus atau tidak pecah, perlu mengulang batikan di kain sebaliknya. Proses ini disebut gagangi.
  3. Membatik/nyanting. Menorehkan malam batik ke kain mori yang dimulai dengan nglowong (menggambar garis luar pola dan isenisen). Di dalam proses isen-isen terdapat istilah nyecek yaitu membuat isian di dalam pola yang sudah dibuat, misalnya titiktitik. istilahnya nruntum yang hampir sama dengan isenisen namun lebih rumit. Lalu dilanjutkan dengan nembok (mengeblok bagian pola yang tidak akan diwarnai atau akan diwarnai dengan warna yang lain).
  4. Medel. Pencelupan kain yang sudah dibatik ke cairan warna secara berulang kali hingga mendapatkan warna.
  5. Ngerok dan nggirah. Malam pada kain mori dikerok dengan lempengan logam dan dibilas dengan air bersih, kemudian diangin-anginkan hingga kering.
  6. Mbironi. Menutup warna biru dengan isen pola berupa cecek atau titik dengan malam.
  7. Nyoga. pencelupan kain untuk memberi warna coklat pada bagian-bagian yang tidak ditutup malam.
  8. Nglorot. Melepaskan malam dengan memasukkan kain ke dalam air mendidih yang sudah dicampuri bahan untuk mempermudah lepasnya lilin. Kemudian dibilas dengan air bersih dan diangin-anginkan.

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga bisa menjadi refrensi-refrensi bagi anda dalam memilih batik couple pesta.