Cara Menanam Kacang Tanah Agar Memiliki Harga Jual Yang Tinggi

Kacang tanah atau Arachis hypogaea L. adalah komoditas tanaman strategis karena permintaan pasar yang cukup tinggi sebagai bahan pangan, pakan maupun bahan industri. Tanaman ini sangat cocok jika ditanam di daerah dataran rendah yang memiliki suhu tinggi. Oleh karena itu, tanaman kacang tanah baik dibudidayakan di musim kemarau dibandingkan musim hujan.

Tanah yang dibutuhkan oleh kacang tanah adalah tanah yang gembur. Oleh karena itu media penanaman harus mengandung bahan organik yang tinggi.

Tidak hanya itu kacang tanah juga membutuhkan pupuk organik yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap serta harus mengandung bakteri yang menguntungkan agar pertumbuhan tanaman maksimal. Cara agar meningkatkan produktivitas dari kacang tanah perlu perlakuan yang tepat dan benar.

 

Cara Menanam Kacang Tanah

kacang tanah

 

Lakukan Proses Pemggemburan Tanah

Tahap awal yang dilakukan jika ingin menanam kacang tanah ialah menggemburkan tanah terlebih dahulu dengan cara mencangkul atau dibajak, untuk menghindari penggenangan air ketika musim hujan, buatlah saluran air dengan lebar 80-100cm dan tinggi sekitar 20-30cm.

 

Berikan Dolomit Pada Tanah

 

Tahap selanjutnya berikan dolomit atau kapur tani sebanyak 1-2 Ton/H, caranya cukup taburkan tipis diatas tanah dan biarkan selama 5 hari.

 

Berikan Pupuk Kandang

 

Tahap berikutnya menaburkan pupuk kandang yang telah matang sebagai tambahan pupuk bagi kacang tanah dengan ukuran 10 Ton/H.

 

Pemilihan Benih dan Proses Tanam

 

Gunakan Benih Unggul

 

Benih yang unggul yaitu benih yang memiliki warna coklat kehitaman dan tidak ditemukan selaput pada bagian dalam cangkang saat dibuka. Penyimpanan benih yang baik maksimal 3-6 bulan, agar benihnya menjadi bibit yang baik pada saat ditanam.

 

Lakukan perendaman benih kacang tanah

 

Rendam benih sebelum ditanam. Gunakan POC GDM untuk merendam benih selama 3-5 jam dengan dosis 1 liter GDM dicampur dengan 20 liter air hangat. Tujuan melakukan perendaman benih kacang tanah agar mencegah penyakit menular pada benih dan untuk mempercepat proses perkecambahan.

Buatlah lubang tanam sedalam 3 cm dan tanam benih dengan jarak tanam lebih kurang 40 cm x 20cm atau 40 x 10 cm dengan jumlah 1 benih per lubang tanam.

 

Proses Perawatan

 

Tahap perawatan dimulai ketika tanaman telah berumur 4-7 hari setelah ditanam. Apabila telah berumur 7 hari dan terlihat ada tanaman yang tidak tumbuh atau tidak normal, cabut dan tanam benih yang baru.

 

Apabila anda menanam kacang tanah saat musim kemarau, adna harus sering menyiram setiap pagi dan sore agar benih tumbuh seragam.

 

Pemupukan Kacang Tanah

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik terutama pupuk cair organik. Jika benih kacang panjang telah tumbuh dengan sama, lakukan penyemprotan sekali seminggu menggunakan pupuk organik cair dengan dosis 2 gelas dan disemprotkan pada bawah daun setiap pagi/sore. Cara pemupukan strawberry

Saat benit berumur 20 setelah ditanam, tanaman kacang tanah akan mulai mengeluarkan bunga dan berlanjut hingga berumur 75 hari, dan bunga yang keluar diatas umur 30 HST biasanya terbentuk menjadi polong.

 

Ketika proses pembungaan berlangsung, hentikan penyemprotan dan lakukan kembali aplikasi semprot Pupuk Organik setelah terjadi proses penyerbukan dan pembuahan. Bakal buah akan terbentuk pada hari ke 3-4 dan akan tumbuh terus menembus tanah dan akhirnya terbentuklah polong kacang tanah.

 

Selain memberi Pupuk Organik Cair secara rutin seminggu sekali, berikan juga pupuk tambahan yang mengandung unsur Phospor (P) pada masa pembuahan. Agar pupuk menyerap dengan sempurna lakukan penyiangan untuk menghilangkan gulma dan memaksimalkan pembentukan polong kacang.

 

Panen Kacang Tanah

Varietas benih kacang yang ditanam sangat berpengaruh dengan waktu panen. Kacang tanah bisa dipanen ketika telah berumur 3 bulan untuk benih unggul dan untuk benih yang kurang bagus bisa mencapai 5 bulan.

 

Tanda kacang tanah yang sudah siap dipanen :

  • Batang pohonya mulai mengeras.
  • Polong memiliki warna coklat agak kehitaman.
  • Daun sudah mulai menguning dan berguguran.
  • Polong terasa keras dan berisi penuh.
  • Panen harus dilakukan secara bersamaan.