Berikut Cara Mengurangi Sampah Plastik Di Sekolah

Cara Mengurangi Sampah Plastik Di sekolah adalah sebuah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri.Disebutkan bahwa sampah ini adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat.  Zat organik yang bersifat dapat terurai atau anorganik bersifat tidak dapat terurai.

sampah plastik

Teknik Dari Pengolahan Sampah

Sampah adalah sebagian dari sesuatu material yang tidak terpakai, sesuatu yang harus sudah dibuang. Pada  umumnya berasal dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia.

Akan tetapi bukan suatu biologis dan umumnya bersifat seperti padat. Sumber sampah bisa sangat bermacam-macam. Diantaranya adalah seperti: dari rumah tangga, sekolah, warung, kantor, bangunan umum, serta industri.

Berdasarkan dari komposisi kimianya. Maka sampah ini dibagi menjadi dua bagian yaitu,sampah organik dan sampah anorgank. Penelitian juga mengenai sampah padat di Indonesia menunjukkan bahwa 80% merupakan sampah organik.

Pengelolaan suatu sampah adalah semua kegiatan. Secara garis besar dampak positif penggunaan  plastik.

Kegiatan di dalam suatu pengelolaan sampah meliputi Pengelolaan timbunan sampah. Serta pengumpulan sampah,  pengolahan dan juga pembuangan akhir.

Kandungan Dari Sampah Plastik

Plastik ini mengandung berbagai hal bahan kimia yang tidak baik bagi kesehatan dan juga kebersihan lingkungan. Kandungan yang terdapat di dalam suatu plastik adalah polivinil klorida (PVC) yang mengandung racun.

Ada salah satu cara yang dapat untuk memperkecil dari dampak negatif yang timbul dari penggunaan plastik. Yang sangat berlebihan yaitu dengan daur ulang. Karna cara mengurangi sampah plastik disekolah.

Sekarang sudah banyak sekali  komunitas yang sudah di dirikan. Yang tujuannya untuk melakukan suatu daur ulang pada palstik. Untuk di jadikan suatu yang dapat di jual dari  sebuah sampah plastik.

Cara Mengurangi Sampah Plastik Di Sekolah

Berikut ini tips atau cara-cara mengurangi sampah plastik. Antara lain sebagai berikut :

  1. Memakai kembali botol bekas yang di isi dengan air matang dari rumah jika ke sekolah. Sehingga anda tidak perlu membeli minuman dalam kemasan. Misalnya, isilah dengan air putih, susu coklat hangat, teh dan lain sebagainya. Pasti lebih nikmat dan dapat mengurangi jumlah sampah khususnya sampah minuman kemasan.
  2. Memakai  tas plastik sendiri dari rumah dalam jumlah besar atau seperlunya dan memadai bila merencanakan untuk berbelanja. Simpan kantong bag tersebut dengan rapi agar bisa digunakan lain waktu. Hal ini  dapat mengurangi jumlah penggunaan sampah plastik.
  3. Memanfaatkan ulang botol/wadah platik untuk pot tumbuhan atau di jadikan kerjinan.
  4. Tidak menggunakan kemasan yang berbahan dasar plastik untuk membawa atau membungkus nasi atau makanan lain. Gunakan kertas minyak atau rantang.
  5. Jangan membuang sampah (terutama sampah plastik) di sembarang tempat, melainkan membuangnya ditempat yang telah disediakan untuk sampah plastik. Sekarang sudah ada beberapa tempat khusus untuk sampah. Karena sampah plastik ini akan di daur ulang.

Manfaat Adanya Sebuah Sampah Plastik’

Walaupun begitu sampah juga dapat didaur ulang lagi untuk kepentingan manusia jika diproses dengan baik dan benar. Dengan demikian juga, pengertian dari sampah bisa memberikan dampak yang bagus untuk kita semua.

Anda juga bisa mengolah sebuah sampah organik untuk dijadi pupuk kompos. Sedangkan sampah anorganik juga bisa diolah kembali dengan kreatifitas yang anda miliki untuk dipergunakan kembali.

Jangan Bakar Sampah Sembarangan!

Membakar merupakan salah satu alternatif yang sudah dilakukan selama ini untuk menanggulangi sampah plastik. Namun usaha  tersebut belum efektif mengurangi sampah  ,masih menimbulkan polusi.

Bila pembakaran ini tidak bisa dihindari, pastikan hanya sampah organik saja yang dibakar dan tidak terlalu banyak sampah basah. Serta  jauh dari kerumunan orang banyak atau benda lain.

Justru sampah yang dihasilkan setiap hari bukannya semakin berkurang. Asap pembakaran sampah juga dapat mencemarkan udara dan akan terhirup oleh manusia sehingga menimbulkan masalah pada pernapasan.

Dampak yang ditimbulkan  terhadap lingkungan  memang ibarat makan buah simalakama. Jika dibiarkan begitu saja akan menimbulkan kerusakan pada tanah dan air. Seterusnya jika dibakar akan menimbulkan pencemaran udara.

Oleh karena itu selama ini penanganan sampah, termasuk sampah plastik, sering terlambat dilakukan. Setelah sampah dirasakan semakin banyak dan menggunung, orang akan sulit untuk menanggulanginya.

Seharusnya kita meneapkan buang sampah pada tempatnya.sekian dari saya semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda.