Cara Merawat Strawberry agar Berbuah Besar

              Cara Agar Tanaman Strawberry Berbuah Besar

cara merawat strawberry agar berbuah besar

Cara Merawat Strawberry agar berbuah besar Buah Strawberry menjadi salah satu buah-buah yang banyak sukai masyarakat, buah strawberry memiliki rasa manis keasaman menjadikan sensasi segar. Nama buah strawberry berasal dari bahasa Inggris kuno streawberige yang merupakan gabungan dari streaw atau “straw” dan berige atau “berry”.

 manfaat  buah strawberry yang paling banyak diketahui yaitu:

  1.  Buah Strawbwrry dapat menjaga kesehatan jantung, Vitamin C dan Anthocyanidins dalam buah strawberry berguna untuk menjaga arteri dari kerusakan dan mencegah pembekuan darah.
  2. Buah Strawberry bisa mencegah penyakit kanker, antioksidan yang terdapat dalam buah strawberry bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab penyakit kanker.
  3. Menurunkan kadar kolesterol, zat pembentuk warna dan bau pada buah strawberry bermanfaat untuk mencegah penyakit cardiovascular

Buah strawberry bisa dibudidayakan di kebun, namun juga dapat dibudidayakan di pot atau polybag. cara menanam buah strawberry sama saja, hanya media tanamnya yang membedakan. Menanam tanaman strawberry dikebun memerlukan usaha yang lebih banyak dibanding menanam strawberry di pot atau polybag, karena harus mempersiapkan lahan tanamnya. Berikut adalah beberapa langkah menanam strawberry yang benar: 

  1. Rajin menyiram

Tanaman stroberi bisa sakit-sakitaan atau bahkan mati jika jarang disiram air. Ingat, tanaman stroberi itu sangat sensitif dengan ketersediaan air. Jika media kering, tanaman stroberi bisa mengering atau paling tidak loyo.

  1. Rajin memupuk

Pupuk bisa dikatakan sebagai makanan untuk tanaman strawberry agar tetap eksis. Pupuk dibutuhkan terus-menerus oleh tanaman buah strawberry. Dengan pemupukan yang rutin, akan sangat menunjang dalam merangsang strawberry cepat berbuah dengan lebat. Pupuk yang bisa membuat tanaman strawberry berbuah harus banyak mengandung fosfat, kalium, dan kalsium.

Unsur tersebut dapat diperoleh dari bahan alami atau organik, misalnya pupuk kompos yang dibuat dari kombinasi pukan (pupuk kandang) ayam atau burung (sumber nitrogen), batu fosfat, cangkang telur (sumber kalsium), dan kapur pertanian atau dolomit (sumber kalsium dan magnesium).

  1. Rajin memberi perangsang buah

Dengan memberikan perangsang untuk buah strawberry, biasanya tidak sampai dua minggu tanaman strawberry sudah mulai memunculkan calon bunga. Peran dari perangsang buah adalah untuk “mengarahkan” energi tanaman stroberi untuk secara fokus memproduksi bunga atau buah. Rangsangan ini lazim disebut hormon atau zpt.

  1. Rajin memangkas sulur stroberi

Sulur tanaman stroberi atau dikenal juga stolon merupakan bagian tanaman stroberi yang menjulur panjang untuk memperbanyak dirinya secara vegetatif. Sulur stroberi panjangnya sekitar 30 sampai 50 cm. Jika bagian ujung sulur stroberi ini menempel ke tanah yang lembab, akan keluar akar dan menembus tanah yang kemudian menjadi tanaman stroberi baru.

Sulur-sulur stroberi perlu dipangkas untuk merangsang stroberi berbuah. Sebab, sulur-sulur yang keluar dari tanaman stroberi akan menghambat atau membebani tanaman stroberi berbuah. Hal ini karena energi tanaman menjadi terbagi. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk memangkasnya.

  1. Rajin membuang daun tua dan rusak

Seiring waktu, tanaman stroberi akan terus memproduksi daun. Daun-daun muda akan menjadi tua dan kemudian rusak dengan sendirinya. Seperti halnya stolon atau sulur, daun-daun tua dan rusak cukup membebani tanaman stroberi terutama pada fase berbuah.

Oleh karena itu, untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan merangsang bunga baru, daun-daun tua dan daun-daun yang rusak harus dibuang. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk membuang daun-daun tersebut.