Cara Merawat Tanaman Kopi yang Baik dan Benar

Cara Merawat Tanaman Kopi

Berbagai Cara Merawat Tanaman Kopi

Di indonesia ada banyak jenis tanaman kopi yang mampu di budidaya tanaman kopi secara sempurna. Lain jenis kopi indonesia, lain pula cara merawat tanaman kopi baik dari pembibitan sampai tanaman kopi siap berbuah.

Perawatan tanaman dari segala jenis kopi baik dari robusta dan kopi arabika sebenarnya gampang- gampang sulit. Sulitnya jika kita belum mengetahui teknik serta cara melakukannya, dan hal apa saja yang perlu di lakukan. Kali ini kami akan membahas bagaimana cara merawat tanaman kopi arabika yang tepat. jual alat pembuat kopi.

Bagaimanakah tata cara merawat tanaman kopi arabika agar membuahkan hasil yang maksimal? Tanaman kopi arabika wajib dipelihara secara intensif dengan metode yang tepat.

Pada prinsipnya, bentuk-bentuk perawatan tersebut meliputi pemberian pupuk, pengaturan air, pembersihan gulma, pemangkasan tanaman, serta pemberantasan hama dan penyakit.

Pohon kopi arabika yang dirawat dengan benar, tentunya dapat tumbuh dengan normal. Tanaman tersebut juga mampu menghasilkan buah dalam kapasitas yang optimum dan berkualitas tinggi. Adapun beberapa cara merawat tanaman kopi arabika yang tepat sebagai berikut:

1. Pemberian Pupuk

Pemupukan pada tanaman kopi arabika sebaiknya dilaksanakan pada awal musim penghujan, di mana kondisi tanah sedang lembab dan temperaturnya sekitar 25-27 derajat celcius.

Pupuk yang digunakan wajib mengandung nutrisi seimbang yang dibutuhkan oleh tanaman kopi seperti nitrogen, phospat, dan kalium.

Pemberian pupuk dilakukan dengan menyebarnya dalam jarak setengah meter tepat pada akar yang membutuhkan. Dosis pupuk perlu disesuaikan dengan jadwalnya.

2. Pengaturan Air

Secara alamiah, tanaman kopi arabika menyukai media tanam yang cukup lembab dan banyak mengandung air. Ada baiknya penanaman dilakukan di daerah yang mempunyai curah hujan tinggi sekitar 40-59 inci/tahun.

Pengaturan air dilakukan dengan mengatur saluran irigasi sedemikian rupa sehingga memungkinkan kebutuhan air setiap tanaman terpenuhi.

Pada saat membentuk bunga, tanaman kopi juga perlu disiram setiap hari untuk memaksimalkannya.

3. Pembersihan Gulma

Gulma adalah semua tumbuh-tumbuhan selain tanaman kopi yang hidup di area lahan budidaya. Keberadaan gulma ini menyebabkan persaingan dalam memperoleh bahan makanan yang terkandung di dalam tanah.

Akibatnya pupuk yang telah kita berikan pun tidak bisa diserap sempurna oleh tanaman kopi sehingga menyebabkan pertumbuhannya menjadi terhambat.

Gulma yang hidup di lahan kopi harus dibersihkan dengan rutin minimal setiap seminggu sekali.

4. Pemangkasan Tanaman, Cara Merawat Tanaman Kopi

Pamangkasan bertujuan untuk menciptakan cabang-cabang baru, meningkatkan produktifitas tanaman, serta membentuk strukturnya agar seimbang.

Selain itu, pemangkasan pun bermanfaat pada kondisi lahan yang dapat menerima sinar matahari dengan optimal dan mencegah terbentuknya sarang bibit penyakit.

Pemangkasan ditujukan pada bagian cabang atau ranting yang cukup tua dan tidak menghasilkan serta cabang balik. Nantinya dari cabang/ranting yang telah dipangkas tersebut akan tumbuh 2-3 gerombol buah kopi.

5. Pemberantasan Hama dan Penyakit

Ada begitu banyak hama dan penyakit yang senang menyerang tanaman kopi arabika. Tidak hanya mewabah pada buah kopi, bagian lain dari pohon kopi seperti akar, batang, ranting, daun, dan bunga pun bisa dijangkiti oleh hama dan penyakit ini.

Pengendalian terhadap hama dan penyakit yang merusak tanaman kopi bisa dikerjakan menggunakan metode alami atau pun kimiawi.

Demikian yang bisa saya sampaikan, apabila ada salah kata dan kekurangan di dalam artikel saya, saya mohon maaf, dan jangan pernah bosan dengan artikel ku ini.

Dan juga tak lupa juga kepada yang sudah membaca artikel aku ini semoga selalu setia di artikel aku ini. Sekian dan terimakasih.