Daur Ulang Plastik Botol

Daur Ulang Plastik Botol

Artikel ini memuat daur ulang plastik botol yang dapat berguna bagi kamu yang mau mengubah sampah botol menjadi sesuatu yang berharga. Permasalahan sampah di laut tengah menjadi sorotan dunia.Tidak hanya media, masyarakat awam pun ikut serta mengamati hal tersebut. Indonesia sendiri merupakan penyumbang sampah plastik di lautan nomor dua di dunia.

Untuk itu pemerintah berkomitmen, di bawah koordinasi Kemenkomaritim, untuk berusaha mengurangi sampah di laut hingga 70% di 2025. Dengan rencana aksi pengendalian sampah di DAS dan sampah plastik di industri. Karena 80% dari sampah di lautan asalnya dari daratan dan 20%-nya dari aktivitas di laut.

Dari Botol Kembali Ke Botol Menurut Senior Sustainable Packaging Manager, Danone Indonesia, Ratih Anggraeni, Aqua berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mengurangi 70 persen sampah plastik ke laut pada tahun 2025 dengan kampanye #bijakberplastik.

Contoh daur ulang sederhana yang bisa kamu buat di rumah adalah lampu hias botol plastik. Membuat lampu hias botol plastik bukanlah sesuatu yang rumit, loh. Karena kita hanya membutuhkan bahan-bahan bekas yang sangat sederhana. Kalian bisa membuatnya di rumah, berikut kami sajikan bahan dan cara pembuatannya.

Bahan yang diperlukan:

• Botol bekas
• Gunting atau cutter
• Lem
• Sendok plastik

Cara membuat:

• Pertama-tama, potong botol plastik bekas menjadi dua bagian, jangan lupa untuk memotong juga sendok plastik yang telah disediakan.
• Kemudian, setelah itu tempelkan sendok bekas ke bagian botol dengan menggunakan lem sampais seluruh permukaan botol tertutup oleh sendok plastik.
• Lampu hias dari botol bekas sudah siap kamu gunakan untuk menerangi ruangan rumah-mu.

4. Pot Tanaman Gantung

Untuk mempercantik rumah-mu, kamu bisa menambahkan pot yang berisikan tanaman bunga-bunga. Tapi, daripada kamu harus membeli pot yang harganya lumayan menguras kantong, lebih baik buat pot sendiri dari bahan bekas seperti botol plastik. Cara ini tidak hanya dapat mempercantik rumah-mu, tapi juga sebagai bentuk mengurangi sampah plastik. Lalu, apa saja bahan yang digunakan?

Bahan yang diperlukan:

• Botol plastik bekas
• Tanah
• Pupuk
• Paku
• Palu
• Tali
• Gunting
• Cat

Cara membuat:

• Potong botol plastik menjadi dua bagian
• Berikan lubang pada botol untuk menggantung pot bunga tersebut
• Cat botol dengan warna sesuai keinginan
• Setelah cat mengering, lalu masukan pupuk dan tanah ke dalam botol
• Masukkan tanaman ke dalam botol, dan pot bunga gantung dari botol plastik bekas siap digunakan.

“Selain mengumpulkan lebih banyak sampah plastik, melakukan edukasi ke sekolah-sekolah untuk menjangkau 5 juta anak dan memimpin kampanye edukasi untuk menjangkau 100 juta konsumen di 2025, kami juga melakukan inovasi untuk memastikan penggunaan kemasan yang 100 persen dapat didaur ulang, serta menggunakan 50 persen material daur ulang dalam kemasan kami,” ujar Ratih. Ratih menambahkan meski Danone-Aqua sudah mengeluarkan produk air minum mineral 1,1L dengan kemasan 100 persen daur ulang, namun jumlahnya masih sedikit. Saat ini, paling banyak beredar kemasan air mineral yang menggunakan 25 persen material daur ulang.
Beberapa hari lalu Kompas.com berkesempatan diundang Danone-Aqua untuk melihat dari dekat proses pengolahan sampah botol plastik bekas untuk digunakan menjadi bahan pembuatan botol kemasan minuman baru. Untuk melakukan daur ulang sampah botol plastik bekas, Aqua bekerjasama dengan PT Roy PET dan PT Namasindo Plas. Roy PET merupakan salah satu dari 6 Unit Bisnis Daur Ulang (RBU) mitra Danone Aqua untuk mendukung infrastruktur daur ulang sampah plastik yang terletak di Cimahi, Jawa Barat.
Di sini sampah botol plastik bekas jenis Polyethylene Terephthalate (PET) yang digunakan untuk kemasan minuman dikumpulkan, disortir, lalu dicacah dan dicuci menjadi flakes. Ratih menambahkan dalam satu tahun Aqua mengumpulkan 12.000 ton botol plastik bekas melalui 6 Unit Bisnis Daur Ulang. “Sembilan puluh persen sampah botol plastik bekas yang kami kumpulkan dari informal collection, dari pemulung. Sisanya sepuluh persen dari formal collection seperti TPS 3 R dan Bank Sampah,” tegas Ratih. Menurutnya pemilik Roy PET, Jasmine, sampah botol plastik bekas yang masuk ke Roy PET berasal dari 10 bandar besar dan 40 lapak pengepul tersebar di Jawa Barat.

Mereka memperoleh botol plastik tersebut dari 20 ribu orang pemulung. Cacahan botol plastik bekas kemudian Unit Bisnis Daur Ulang dikirim ke PT Namasindo Plus di Bandung, Jawa Barat. Di sini cacahan botol bekas diolah menjadi SSP (solid state polymerization) dan kemudian dicampur dengan biji plastik baru menjadi bakal botol (preform). Bakal botol ini kemudian dikirim ke pabrik Danon-Aqua untuk ditiup menggunakan mesin menjadi botol kemasan baru yang siap digunakan. (KP)

sahabat juga bisa membaca artikel sebelumnya yang berjudul mendaur ulang plastik untuk menambah informasi