Induksi Elektromagnetik yang Harus Kalian Ketahui!

induksi elektromagnetik

Pengertian Induksi Elektromagnetik

Induksi Elektromagnetik adalah suatu peristiwa timbulnya arus listrik akibat adanya perubahan fluks magnetik. Fluks magnetik adalah banyaknya garis gaya magnet yang menembus pada suatu bidang.

Seorang ilmuwan berasal dari Jerman yang bernama Michael Faraday memiliki gagasan bahwa medan magnet juga dapat menghasilkan arus listrik. Pada tahun 1821 orang yang beernama Michael Faraday membuktikan bahwa perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik.

Galvanometer merupakan sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik yang mengalir.

Gaya gerak listrik yang timbul ini karena akibat adanya perubahan jumlah garis pada gaya magnet yang disebut GGL induksi dan sedangkan arus yang mengalir itu dinamakan arus induksi dan peristiwanya disebut juga induksi elektromagnetik.

Faktor yang mempengaruhi besar pada GGL induksi yaitu :

1.Kecepatan perubahan medan magnet lalu semakin cepat perubahan medan magnet, maka GGL induksi yang timbul semakin besar.

2.Banyaknya lilitan itu semakin banyak lilitannya maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar.

3.Kekuatan magnetmya semakin kuat gejala kemagnetannya, maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar.

Proses Terjadinya Induksi Elektromagnetik

Sebuah gejala yang timbul dikarenakan gaya gerak pada listrik di dalam suatu kumparan atau konduktor bila terdapat perubahan fluks magnetik pada konduktor tersebut. Atau bila konduktor bergerak relatif melintasi di medan magnetik.

Proses-Terjadinya-Induksi-Elektromagnetik

Ketika kutub utara magnet digerakkan memasuki kumparan lalu jarum galvanometer menyimpang ke salah satu arah atau misalnya ke kanan. Jarum galvanometer akan segera kembali menunjuk ke nol atau tidak menyimpang ketika magnet tersebut didiamkan sejenak di dalam kumparan.

Ketika magnet batang jika dikeluarkan maka jarum galvanometer akan menyimpang dengan arah yang berlawanan misalnya ke kiri. Jarum galvanometer menyimpang disebabkan karena adanya arus yang mengalir dalam kumparan.

Arus listrik timbul karena pada bagian ujung-ujung kumparan timbul beda potensial ketika magnet batang digerakkan masuk atau keluar dari kumparan. Bedanya potensial yang timbul ini disebut dengan Gaya Gerak Listrik Induksi (ggl induksi).

Ketika pada magnet batang akan digerakkan masuk ke dalam maka akan terjadi penambahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan atau galvanometer menyimpang atau ada arus yang mengalir. Dan ketika batang magnet diam sejenak maka jarum galvanometer akan kembali ke nol atau tidak ada arus yang mengalir.

Ketika pada batang magnet dikeluarkan maka akan terjadi sebuah proses pengurangan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan atau galvanometer menyimpang dengan arah yang berlawanan.

Jadi akan ada akibat perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan maka pada kedua ujung kumparan timbul beda potensial atau ggl induksi. Arus listrik yang disebabkan oleh sebuah perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan disebut arus induksi.

Faktor-Faktor yang Menentukan Besar GGL. Besarnya ggl induksi itu tergantung pada tiga faktor yaitu faktor :

  • banyaknya lilitan kumparan
  • kecepatan keluar-masuk magnet dari dan keluar kumparan
  • kuat magnet batang yang digunakan

Penerapan Induksi Elektromagnetik atau Penerapan GGL Induksi dalam kehidupan sehari-hari
Pada induksi elektromagnetik terjadi sebuah perubahan bentuk energi gerak menjadi sebuah energi listrik. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik.

Mesin pembangkit energi listrik yang menerapkan sebuah induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo.Di dalam generator dan dinamo terdapat sebuah kumparan dan magnet. Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan sebuah terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan.

Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya GGL induksi pada kumparan.Energi mekanik yang diberikan generator dan dinamo akan diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Hal itu dapat menyebabkan GGL induksi yang dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara periodik.