Panduan Lengkap Budidaya Semangka

Paduan lengkap budidaya semangka tanaman semangka merupakan tanaman yang memiliki peluang bagus untuk dibudidayakan. Selain memiliki masa tanam yang relatif singkat, karena bisa dipanen pada umur 55 sampai 70 hari setelah tanam.

panduan lengkap cara menanam semangka

 1.) Cara Merawat Tanaman Semangka

Semangka merupakan tanaman merambat dari keluarga Cucurbitaceae. Tanaman ini memiliki buah yang biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Buah semangka memiliki kulit yang tebal dengan daging berwarna merah atau kuning. Buah semangka umumnya memiliki biji berwarna hitam kecil. Namun saat ini sudah ditemukan jenis semangka non biji.

 2.) Syarat Tumbuhnya Tanaman Buah Semangka

  • Semangka merupakan tanaman yang dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi antara 0 sampai 1000 mdpl.
  • Tanaman semangka sangat menyukai tanah yang gembur dan banyak mengandung unsur hara.
  • PH tanah yang ideal untuk budidaya semangka adalah 6 sampai 7.
  • Suhu ideal untuk tanaman semangka adalah 20 sampai 30C dan intensitas matahari minimal 7 jam per hari.

 3.) Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Buah Semangka

  • Bersihkan lahan dari gulma dan rumput liar yang ada di sekitar lahan.
  • Gemburkan tanah dengan mencangkul atau dibajak.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 70 sampai 80 cm,tinggi 30 cm dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.

  • Buat jarak antar bedengan dengan ukuran sekitar 100 sampai 150cm.
  • Jika PH kurang dari 6 taburkan dolomit secara merata di atas bedengan.
  • Taburkan pupuk dasar berupa:
    • Pupuk kandang sebanyak 1 sampai 1,5 kg per tanaman
    • Pupuk TSP per SP36 : KCl : ZA sebanyak 100 gr per tanaman (perbandingan 2 banding 1 banding 1)
  • Aduk sampai pupuk tercampur rata dengan tanah, biarkan tersiram air hujan atau disiram sampai basah.
  • Selanjutnya bedengan ditutup dengan mulsa (opsional)
  • Buat lubang tanam di tengah bedengan dengan jarak antar lubang sekitar 80 sampai 90 cm.

 4.) Persiapan Bibit Semangka yang Bagus Kualitasnya

Setelah persiapan lahan selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah menyiapkan bibit atau benih. Anda dapat memilih jenis semangka non biji atau biji. Benih dapat anda dapatkan di toko pertanian.

  • Siapkan media semai berupa campuran pupuk kandang yang telah matang atau sudah difermentasi dan tanah.
  • Masukkan media semai ke dalam polybag kecil
  • Rendam benih ke dalam air hangat kuku + zpt (bisa juga menggunakan air bawang merah) selama 3 sampai 5 jam.
  • Bibit siap untuk ditanam setelah berusia 7 sampai 10 hari atau tumbuh daun 2 sampai 3 helai.

 5.) Cara Menanam Bibit Semangka yang Bagus

  • Setelah 7 sampai 10 hari atau telah tumbuh 2 sampai 3 helai daun, bibit siap untuk ditanam.
  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Sebelum tanam, usahakan lubang dalam keadaan basah atau disiram terlebih dahulu jika tidak turun hujan sebelumnya.
  • Tanam bibit dengan cara merobek plastik polybag secara perlahan.
  • Kemudian masukkan bibit beserta tanah atau media semai ke dalam lubang tanam dengan jumlah 1 bibit per lubang tanam.

 7.) Cara MemPanen Semangka dengan Hasil Memuaskan

  • Semangka dapat dipanen pada usia 55 sampai 60 hari setelah tanam jika ditanam pada dataran rendah. Dan usia 65 sampai 70 jika ditanam di dataran tinggi.
  • Buah semangka yang siap panen adalah buah semangka yang telah matang dengan ciri-ciri:
    • Warna kulit buah memudar
    • Sulur yang ada dipangkal tangkai buah mengering
  • Pemanenan sebaiknya dilakukan setelah embun kering yaitu sekitar pukul 09.00 dan cuaca dalam kondisi cerah (tidak turun hujan) agar buah tidak mudah basah dan mudah busuk.
  • Petik buah semangka beserta tangkainya agar dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama.

Oleh karena itu, untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan merangsang bunga baru, daun-daun tua dan daun-daun yang rusak harus dibuang.