Cara Pembuatan Pupuk Kompos yang Berkualitas

Hallo! kali ini saya akan membahas tentang cara pembuatan pupuk kompos yang berkualitas. Pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik.

Kompos Merupakan bahan-bahan organik (sapah organik) yang sudah mengalami proses pelapukan. Hal ini dikarenakan adanya interaksi antara bakteri pembusuk yeng bekerja pada saat proses pengomposan. Kotoran sapi menjadi salah satu bahan yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagi kompos organik.

Anda juga bisa belajar lebih banyak mengenai kompos organik salah satunya dengan membaca artikel Proses Pembuatan Kompos dari Sampah Organik yang Simpel dan Praktis

Cara Pembuatan Pupuk Kompos

Berbeda halnya dengan pupuk padat yang perlu waktu dan tenaga untuk membuatnya, belum lagi sugesti yang mengatakan bahwa pupuk kimia memiliki dampak lebih baik dari pada pupuk organik.

Padahal sebenarnya pupuk kompos organik mempunyai kualitas yang tidak kalah dalam hal pemberian nutrisi pada tanah dan tumbuhan. Hanya saja, reaksi yang ditimbulkan oleh kompos organik memang lebih lambat dibandingkan dengan pupuk kimia.

Oke, tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita masuk kedalam proses pembuatan pupuk kompos. Ada beberapa bahan dan alat yang harus dipersiapkan. Berikut ini bahan dan alat yang diperlukan dalam proses pembuatan pupuk kompos, antara lain :

Bahan-bahab yang Diperlukan

  • 800 kg Kotoran sapi (lebih baik, jika bercampur urine sapi)
  • 200 kg Sekam padi
  • 2.5 kg Dekomposer/Stardec
  • 2.5 Liter Molases
  • Sampah organik
  • Air secukupnya

Alat-alat yang Dibutuhkan

  • 2 Sekop dan juga 2 cangkul untuk mengaduk bahan kompos dan melakukan pembalikan.
  • Terpal untuk penutup adukan kompos.
  • 2 ember untuk mengambil air untuk mengencerkan molases
  • Karung untuk mengemas pupuk kompos yang sudah jadi
  • Sarung tangan karet
  • Alat pencacah

Langkah-langkah Cara Pembuatan Pupuk Kompos

cara pembuatan pupuk kompos

Langkah-langkah membuat pupuk kompos adalah sebagai berikut :

  1. Pertama, Cacah semua sampah organik menjadi kecil-kecil. Jika anda mengalami kesulitan dalam mencacah sampah organik ada bisa menggunakan Mesin Pencacah Kompos.
  2. Siapkan kotoran sapi serta di atasanya diberikan sekam padi.
  3. Campurkan sampah organik yang telah dicacah dengan kotoran sapi dan sekam padi.
  4. Kemudian taburkan stradec secara merata.
  5. Encerkan molases, kemudian siramkansecara merata diatas adukan tadi.
  6. Setelah itu aduk semua bahan kompos secara merata.
  7. Atur kelembaban kira-kira sekitar 60% dengan ciri biasanya jika digenggam tidak pecah, tidak ada tetesan air dan tangan tidak basah.
  8. Jika bahan kompos organik dirasa kurang lembab, anda bisa menambahkan air secukupnya.
  9. Kemudian tutup bahan yang sudah di aduk tadi dengan menggunakan terpal.
  10. Jangan lupa untuk membalik bahan kompos setiap seminggu sekali.
  11. Pengecekan dilakukan pada hari ketiga, apabila terasa panas, maka terjadi proses pengomposan.
  12. Dalam proses pengomposan biasanya berlangsung selama 3 minggu.
  13. Kompos akan jadi setelah tiga minggu, biasanya ditandai dengan bahan kompos tidak panas dan tidak bau.

Untuk menjaga kulitasnya, anda dapat mengemas pupuk kompos yang sudah jadi dengan menggunakan karung.
Simpam karung yang berisi pupuk kompos di tempat yang kering dan teduh.

Ciri-ciri Kompos yang Sudah Jadi

Ciri-ciri kompos yang sudah jadi serta berkualitas baik, adalah :

  • Kompos terlihat berwarna coklat kehitaman.
    Memiliki aroma yang baik serta tidak menyengat, tetappi mengeluarkan aroma seperti bau tanah atau seperti bau humus hutan.
  • Kompos akan menggumpal ketika dipegang dan dikepal.
  • Jika ditekan dengan pelan, gumpalan kompos akan hancur dengan mudah.

Sekian dulu pembahasan saya mengenai cara pembuatan pupuk kompos yang berkualitas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.
Selamat mencoba!